Tak Masalah Jika Mobil Sering Kejemur di Siang Bolong yang Penting Tahu Perawatannya
Tak ada yang abadi di dunia ini, sama seperti penampilan mobil yang langsung di parkir dibawah terik matahari. Bayangkan jika panas 80 derajat celcius mengenai interior mobil ketika parkir dibawah terik matahari. Pada mobil yang sering terkena sengatan matahari, usia beberapa elemen mobil bisa tidak panjang. Namun, kita tidak boleh membiarkannya begitu saja. Seperti kulit manusia, mobil juga memerlukan perawatan yang teratur untuk mencegah kerusakan akibat dari sengatan matahari.
Nah, Kerusakan atau efek negatif apa saja yang disebabkan jika mobil terlalu sering diparkir di bawah terik matahari? Berikut ini penjelasannya, saat mobil mau dipakai kabin jadi panas dan pengap, selain itu pada bagian tertentu di interior dan eksterior juga akan terkena imbas secara langsung. Sering kita melihat mobil dengan kondisi catnya yang sudah kusam bahkan retak-retak, lampu depan tampak butek dan karet-karet bodi pecah-pecah. Itu merupakan salah satu efek negatifnya, ditambah lagi mobil tersebut tidak mendapatkan perawatan yang baik dan benar.
“Keseringan pernis cat jadi pudar atau kusam. Mobil yang setelah kena hujan dan kejemur lagi, akan terjadi penumpukan oksidasi. Kalau sudah parah (warna pudar), jangka panjangnya pernis jadi rusak,” jelas Daniel Saputra, product specialist dari Meguiar’s di Jln. Radio Dalam Raya No.18, Jaksel. Mobil yang sering kejemur, biasanya warna pudar akan terlihat pada kap mesin dan atap serta karet-karet wiper atau kisi-kisi di bawah wiper jadi getas . Karena penampilan luar paling dilirik dan diketahui oleh orang.
“Kualitas interior jadi menurun akibat sering terkena suhu dalam kabin yang mencapai lebih dari 40°C,” urai Daniel.Pada interior yang tidak pakai kaca film atau pakai kacai film tetapi kurang bisa melindungi dengan baik. Kemudian, dasbor bisa pecah-pecah jika terbuat dari bahan vynil. Warnanya akan menjadi pudar, jika ada door trim atau dasbor yang dihias bahan beludru atau suede imitasi. Jok atau setir bisa pecah – pecah jika dilapisi kulit.
Mobil dianjurkan untuk dirawat dengan rajin dan teratur. Lakukan waxing rutin 1-2 bulan sekali untuk pernis. Proteksi karet-karet menggunakan rubber protector yang tidak mengandung silicon, tetapi waterbase. Pada bagian interior, Daniel mengatakan “Sama seperti karet, dasbor juga diberi proteksi cairan yang mengandung waterbase”.
Berilah pelembab kulit pada jok dan setir yang berbahan kulit. Alfons mengatakan “Seperti perawatan pada kulit manusia lah,” Dia mengumpamakan agar permukaan kulit tidak mudah pecah-pecah akibat sering terkena sengatan matahari. Contohnya dengan menggunakan produk pengilap dasbor berlabel cockpit cleaner yang tidak memakai silicon lagi.
Tindakan preventif yang simple pada interior dapat dilakukan seperti memasang pelindung dasbor (sunshade, biasanya disebut sun visor). Nah, sekarang ayo dicek, apakah ada bagian mobil Anda yang harus dirawat dengan benar atau bahkan sudah saatnya di ganti akibat terlalu sering dijemur.
Nah, Kerusakan atau efek negatif apa saja yang disebabkan jika mobil terlalu sering diparkir di bawah terik matahari? Berikut ini penjelasannya, saat mobil mau dipakai kabin jadi panas dan pengap, selain itu pada bagian tertentu di interior dan eksterior juga akan terkena imbas secara langsung. Sering kita melihat mobil dengan kondisi catnya yang sudah kusam bahkan retak-retak, lampu depan tampak butek dan karet-karet bodi pecah-pecah. Itu merupakan salah satu efek negatifnya, ditambah lagi mobil tersebut tidak mendapatkan perawatan yang baik dan benar.
“Keseringan pernis cat jadi pudar atau kusam. Mobil yang setelah kena hujan dan kejemur lagi, akan terjadi penumpukan oksidasi. Kalau sudah parah (warna pudar), jangka panjangnya pernis jadi rusak,” jelas Daniel Saputra, product specialist dari Meguiar’s di Jln. Radio Dalam Raya No.18, Jaksel. Mobil yang sering kejemur, biasanya warna pudar akan terlihat pada kap mesin dan atap serta karet-karet wiper atau kisi-kisi di bawah wiper jadi getas . Karena penampilan luar paling dilirik dan diketahui oleh orang.
“Kualitas interior jadi menurun akibat sering terkena suhu dalam kabin yang mencapai lebih dari 40°C,” urai Daniel.Pada interior yang tidak pakai kaca film atau pakai kacai film tetapi kurang bisa melindungi dengan baik. Kemudian, dasbor bisa pecah-pecah jika terbuat dari bahan vynil. Warnanya akan menjadi pudar, jika ada door trim atau dasbor yang dihias bahan beludru atau suede imitasi. Jok atau setir bisa pecah – pecah jika dilapisi kulit.
Mobil dianjurkan untuk dirawat dengan rajin dan teratur. Lakukan waxing rutin 1-2 bulan sekali untuk pernis. Proteksi karet-karet menggunakan rubber protector yang tidak mengandung silicon, tetapi waterbase. Pada bagian interior, Daniel mengatakan “Sama seperti karet, dasbor juga diberi proteksi cairan yang mengandung waterbase”.
Berilah pelembab kulit pada jok dan setir yang berbahan kulit. Alfons mengatakan “Seperti perawatan pada kulit manusia lah,” Dia mengumpamakan agar permukaan kulit tidak mudah pecah-pecah akibat sering terkena sengatan matahari. Contohnya dengan menggunakan produk pengilap dasbor berlabel cockpit cleaner yang tidak memakai silicon lagi.
Tindakan preventif yang simple pada interior dapat dilakukan seperti memasang pelindung dasbor (sunshade, biasanya disebut sun visor). Nah, sekarang ayo dicek, apakah ada bagian mobil Anda yang harus dirawat dengan benar atau bahkan sudah saatnya di ganti akibat terlalu sering dijemur.


Tidak ada komentar: